Langsung ke konten utama

Personal Pronoun



Pengertian Personal Pronoun
Personal pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk orang, hewan, benda, atau hal secara spesifik. Bentuk kata ganti ini tergantung pada peran (subject, object, possessive), jumlah, orang ke-, dan gender dari noun yang digantikan. 
Perubahan Bentuk pada Personal Pronoun
Berbeda dengan noun yang memiliki bentuk yang sama ketika berfungsi sebagai subject atau object dan penambahan apostrophe ketika berfungsi sebagai possessive, perubahan pada kata ganti ini mengacu pada beberapa parameter, yaitu:
  • case (subjective, objective, & possessive)
  • number (singular & plural)
  • person (first, second, & third)
  • gender (female, male, & neutral)
Perubahan bentuk pada kata ganti ini dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Number
Person
Case
Subjective
Objective
Possessive
Singular
1st
I
me
mine
2nd
you
you
yours
3rd
she, he, it
her, him, it
hers, his, its
Plural
1st
we
us
ours
2nd
you
you
yours
3rd
they
them
theirs
Subjective, Objective, & Possessive Personal Pronoun
Personal pronoun dapat berfungsi sebagai subjectobject, maupun possessive (parameter case). Penjelasan peran dan beberapa contoh kalimat personal pronoun adalah sebagai berikut.
Peran
Detail
Contoh Kalimat Personal Pronoun
Subjective personal pronouns
(I, you, they, we, she, he, it)
Berarti kata ganti ini berfungsi sebagai subject
He is a politician.
(Dia adalah politisi.)
It is the most delicious cake that I have ever eaten.
(Ini kue terlezat yang saya pernah makan.)
Objective personal pronouns
(me, you, us, them, her, him, it)
Berarti kata ganti ini berfungsi sebagai:
object of a verb,
object of a compound verb,
object of a preposition, atau
object of infinitive phrase
object of a verb:
He lent me two interesting books.
(Dia meminjami saya dua buku yang menarik.)
object of a compound verb:
None understands why the man really loves her.
(Tak satupun mengerti kenapa pria tersebut mencintai dia.)
object of a preposition:
If only he shared his problem with me.
(Seandainya dia membagi masalahnya kepada saya.)
object of infinitive phrase:
Everybody is enthusiastic to help her.
(Setiap orang antusias membantunya.)
Possessive personal pronouns
(mine, yours, ours, theirs, hers, his, its)
Berarti kata ganti ini berfungsi untuk menunjukkan siapa yang memiliki sesuatu dengan menempati posisi sebagai:subject of a sentence atau
subject complement.
subject of a sentence:
Yours was sent yesterday.
(Milikmu dikirim kemarin),
Mine is the biggest one.
(Punyaku yang terbesar.)
subject complement:
The red and black car is his.
(Mobil merah-hitam tsb milik dia.),
That is ours.
(Itu punya kita.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

9 Trik Mudah Biar Kamu Terlihat Lebih Fotogenik Dalam Setiap Kegiatan Foto-foto

Foto-foto lewat  selfie  atau grup  selfie  sudah jadi kebiasaan wajib setiap ada kumpul-kumpul bersama teman. Demi alasan “Buat kenang-kenangan” , atau “Biar eksis dan bisa di-post di Path, Instagram, Facebook, dan Twitter” kita mengerahkan segala upaya untuk mendapatkan jepretan terbaik. Tapi sayang, kadang usaha sekuat tenaga lebih sering dikalahkan oleh ke-fotogenik-an tampang. Dunia memang tidak adil. Kamu yang di kaca tampak cantik dan tampan, eeh di foto malah kelihatan  chubby  dan bermuka lebar. Sedang dia yang sehari-harinya  chubby  justru terlihat tirus dan lebih menarik di depan kamera. Karena menjadi fotogenik hari ini adalah kebutuhan segala bangsa. #1 Setiap berfoto pilihlah sisi kiri wajahmu untuk ditampilkan. Konon sisi kiri wajahmu akan terlihat lebih menarik bagi orang lain Ambil sisi kiri wajahmu untuk difoto via www.leeoliveira.com Sebuah studi  yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Brain REsera...

Saat IPK-mu Tak Sesuai Ekspektasi, Sebenarnya Tak Ada yang Perlu Kamu Tangisi

“Berapa IPK kamu sekarang?” “NGGGGG…”  “Berapa? ” “Jelek, Pa.” *Papa pun mengerutkan dahi* IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif kerap dianggap sebagai separuh nyawa mahasiswa (separuhnya lagi mungkin uang bulanan dari orangtua). Selain jadi bukti pada orangtua kalau kamu niat kuliah, IPK juga adalah standar persaingan prestasi antar mahasiswa dan syarat pertama yang biasa dipatok perusahaan dalam mencari karyawan. Wajar jika kamu berusaha mati-matian untuk mendapatkan IPK yang cemerlang. Namun apa daya, setelah berusaha keras, kamu harus menghadapi kenyataan bahwa IPK-mu tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Tak jarang, ini membuatmu putus asa. Tapi sebenarnya kamu tidak perlu merasa sial. Justru jika kamu bisa mengakali keadaan tak ideal ini, kamu bisa tumbuh menjadi mahasiswa “paket istimewa”. Mahasiswa paket istimewa? Yup. Daripada menangisi angka IPK, lebih baik kamu memikirkan hal-hal di bawah ini saja! ...

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus Pada artikel kali ini Zahir membahas tentang Jurnal Akuntansi Jurnal Akuntansi adalah suatu pencatatan yang sistematis berdasarkan kronologis dari transaksi transaksi finansial perusahaan. Setiap transaksi perusahaan harus di jurnal terlebih dahulu sebelum masuk ke buku besar, oleh karena itu Jurnal dikenal juga dengan “Book of original entry”. Dalam ilmu akuntansi dasar, dikenal adanya Jurnal Umum dan Jurnal Khusus , mungkin beberapa dari kita masih ada yang bingung tetang perbedaannya fungsi dan penggunaannya. Untuk yang masih bingung boleh dilanjutkan scrool ke bawah Jurnal Umum digunakan untuk mencatat seluruh transaksi perusahaan berdasarkan urutan waktu kejadian, terdiri dari 2 jalur (debet dan kredit) digunakan oleh semua jenis perusahaan mulai dari jenis usaha rumahan sampai dengan industri manufaktur yang komplit. Jurnal umum bersumber dari bukti transaksi yang diterima/diterbitkan perusahaan. Jurnal Khusus digunak...