1.
Jelaskan apa yang dimaksud Manajemen Sumber Daya Manusia
(MSDM)!
Jawab :
Pengertian
Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Buku Irma Nilasari
Manusia merupakan salah satu sumber daya dalam yang dapat menentukan
keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Sumber
daya manusia mempunyai kedudukan yang sangat vital dan dinamis dalam
perusahaan.
Sumber daya manusia merupakan asset penting dan berperan faktor penggerak utama dalam pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan. Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan adalah sekumpulan orang–orang yang bekerja pada perusahaan dan masing–masing mereka mempunyai karta, cita dan rasa yang berbeda–beda.
Sumber daya manusia merupakan sumber daya yang sangat sulit ditangani karena memiliki sifat dan kemampuan yang spesifik. Berikut ini dikemukakan beberapa pengertian manajemen sumber daya manusia :
Sumber daya manusia merupakan asset penting dan berperan faktor penggerak utama dalam pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan. Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan adalah sekumpulan orang–orang yang bekerja pada perusahaan dan masing–masing mereka mempunyai karta, cita dan rasa yang berbeda–beda.
Sumber daya manusia merupakan sumber daya yang sangat sulit ditangani karena memiliki sifat dan kemampuan yang spesifik. Berikut ini dikemukakan beberapa pengertian manajemen sumber daya manusia :
1. Manajemen personalia merupakan
proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dari
aktivitas pengadaan, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan dan
pemisahan sumber daya manusia dalam rangka memenuhi tujuan individu, organisasi
dan masyarakat. (Flippo; 1988)
2. Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu
pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya yang ada pada individu atau pegawai.
(Mangkunegara; 2001)
2.
Jelaskan fungsi manajerial dari MSDM !
Jawab :
Fungsi manajemen sumber daya manusia secara umum dibedakan menjadi fungsi
manajerial dan fungsi operasional. Fungsi manajerial seperti perencanaan
(planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), controlling
(pengendalian/pengawasan). Sedangkan fungsi operational seperti procurement
(pengadaan tenaga kerja), development (pengembangan), kompensasi
(compensation), integration (integrasi), maintenance (pemeliharaan), dan fungsi
sepantion (pemutusan hubungan kerja).
Umar (2005) menyatakan bahwa funsi manajemen sumber daya manusia adalah
sebagai berikut:
FUNGSI
MANAJERIAL
Fungsi
manajerial yang terdiri dari :
Perencanaan
Bagi manajemen sumber daya manusia, perencanaan berarti penentuan terlebih
dahulu suatu program manajemen sumber daya manusia yang akan membantu mencapai
tujuan-tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.
Pengorganisasian
Organisasi merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan. Bagi seorang manajer
sumber daya manusia, membentuk suatu organisasi haruslah dengan merencanakan
hubungan antara pekerjaan dan factor-faktor fisik, hubungan antara sesama
kelompok dan hubungan antara pimpinan secara keseluruhan.
Pengarahan
Fungsi ini meliputi bagaimana cara melaksanakan pekerjaan atau bagaimana
mengusahakan agar pekerja mau bekerja sesuai dengan yang diinginkan oleh
perusahaan.
Pengawasan
Pengawasan adalah suatu fungsi manajemen yang menyangkut masalah pengaturan
terhadap berbagai kegiatan sesuai dengan rencana manajemen sumber daya manusia
yang dirumuskan.
3.
Jelaskan fungsi operasional dari MSDM !
Jawab :
FUNGSI
OPERASIONAL
Fungsi
operasional dalam Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan basic (dasar)
pelaksanaan proses MSDM yang efisien dan efektif dalam pencapaian tujuan
organisasi/perusahaan.
Fungsi
Operasional terdiri dari:
Pengadaan
Fungsi pengadaan meliputi penetuan program penarikan karyawan baik jumlah,
jenis, maupun mutu atau kualitas karyawan serta seleksi dan penempatannya.
Pengembangan
karyawan
Fungsi pengembangan karyawan adalah meningkatkan pengetahuan dan
ketrampilan karyawan melalui pelatihan atau pendidikan yang dilakukan untuk
melaksanakan kegiatan tertentu.
Kompensasi
Fungsi kompensasi berhubungan dengan pemberian imbalan atau penghargaan
yang adil dan layak bagi kehidupan manusia dan diberikan kepada karyawan atas
jasa atau pekerjaan yang telah diberikan untuk mencapai tujuan organisasi.
Pengintegrasian
Funsi pengintegrasian berhubungan dengan penyesuain keinginan individual
karyawan dengan keinginan organisasi serta masyarakat.
Pemeliharaan
Fungsi pemeliharaan berhubungan dengan usaha untuk mempertahankan dan
meningkatkan kondisi para karyawan dan pemeliharaan sifat yang menyenangkan.
Pemutusan
hubungan kerja
Fungsi pemutusan hubungan kerja berhubungan dengan pemisahan karyawan dari
organisasi untuk mengembalikan sesuatu kepada masyarakat yang dapat berbentuk
pensiun, pemberhentian, pemecatan, atau penempatan diluar perusahaan.
4.
Untuk tujuan apa perusahaan memberikan training atau
pelatihan bagi karyawan ?
Jawab :
·
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas
yang mampu bersaing dengan karyawan impor
·
Untuk memajukan perekonomian Indonesia/perusahaan
5.
Jelaskan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi
besarnya kompensasi karyawan !
Jawab : Besar-kecilnya
upah di suatu perusahaan, tidak bisa dilihat dan diukur -hanya- dari satu atau
beberapa aspek saja. Dengan perkataan lain, besar-kecilnya upah pekerja/buruh
di suatu perusahaan atau pada suatu jabatan tertentu (yang setara), sangat
ditentukan oleh banyak faktor, antara lain -misalnya-:
- faktor lamanya
masa kerja -yang atas dasar pengalaman kerja (experience)-, mempengaruhi
perkembangan skill secara empirik (autodidak);
- faktor
profesionalisme, keterampilan dan kecakapan serta kemahiran dalam melakukan
pekerjaan;
-
tinggi-rendahnya produktivitas, atau besar-kecilnya produk yang
dihasilkan (kinerja);
- faktor volume
dan beban kerja serta besar-kecilnya resiko pekerjaan;
-
tinggi-rendahnya jabatan (terkait wewenang dan tanggung-jawab) seseorang
pekerja/buruh;
- aspek
kewilayahan, seperti jauh-dekatnya lokasi atau tempat kerja atau perbedaan
wilayah -penetapan- upah;
- aspek
kepribadian, terkait dengan tingkat kepercayaan dan kejujuran serta nilai-nilai
kepribadian lainnya bagi seseorang pekerja (aspek personality);
- banyak atau
sedikitnya uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi yang dimiliki, atau
tinggi-rendahnya kualifikasi pendidikan (sebagai basic start awal dalam
bekerja);
- dan lain-lain
sebagainya;
Dari semua faktor tersebut, faktor yang paling dominan
dan sangat besar mempengaruhi terhadap tinggi rendahnya atau besar-kecilnya
upah, adalah sertifikasi kompetensi dan tingkat produktivitas pekerja/buruh.
Artinya, semakin banyak sertifikasi kompetensi yang dimiliki seseorang
pekerja/buruh yang dibarengi dengan semakin tingginya produktivitas yang
dihasilkan serta semakin apiknya hasil kerja yang dilakukan, maka secara
otomatis akan -mempengaruhi- semakin besarnya gaji atau upah produktivitas
(salary) atau paling tidak take home pay yang dapat diperoleh (vide Pasal 1
angka 1 Peraturan Presiden RI No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia jo Pasal 1 angka 2 Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Nomor Per-05 Tahun 2012 tentang Standarisasi Kompetensi Kerja
Nasional)
Komentar
Posting Komentar