Langsung ke konten utama

PERSAMAAN AKUNTANSI (ACCOUNTING EQUATION)

Dari mulai perusahaan besar seperti perusahaan-perusahaan yang multinasional sampai ke pangkas rambut atau pun warteg, setiap transaksi keuangan yang terjadi pasti akan berpengaruh atau menimbulkan efek terhadap posisi keuangan peruahaan.
Secara simple, posisi keuangan peruasahaan itu bias diukur berdasarkan tiga kunci berikut :
  1. Aset (Assets) yaitu apa yang perusahaan miliki
  2. Utang/Kewajiban (Liabilities) yaitu apa yang harus kita bayar ke pihak lain
  3. Modal (Owner’s Equity) yaitu selisih antara Aset dengan Utang.
Persamaan akuntansi akan menjelaskan kesimpulan dan keterkaitan antara ketiga pokok hal tersebut..
Persamaan akuntansi untuk perusahaan dagang adalah
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
Sedangkan Persamaan akuntansi untuk perusahaan korporate adalah :
Assets = Liabilities + Stakeholders’s Equity
Beberapa pengertian simple tentang istilah istilah di atas.
Asset : Segala sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Aset itu bisa berupa uang kas, tabungan, kendaraan, persediaan, tanah dan sebagainya.
Liabillities : Kewajiban Perusahaan untuk membayar kepada pihak lain karena peristiwa peminjaman sebelumnya. Bisa berupa Utang gaji ke karyawan, Utang ke bank, Utang pajak dll.
Equity : Selisih antara Assets dan Liabilities.
Seandainya Perusahaan membuar Record yang benar atas transaksi-transaksi yang terjadi, maka sisi kanan dan sisi kiri akan selalu balance meskipun belum berarti kalau balance itu benar. :)
Berikut saya lampirkan beberapa transaksi dan penempatanya pada persamaan akuntansi untuk perusahaan dagang.
Transaksi 1 :
Misalkan, Perusahaan Restu adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Penjualan Tas Kulit. Awalnya, Restu menginveatsikan modalnya untuk membuka usaha tas sebesar Rp 15.000.000 sebagai modal awal pada tanggal 9 February 2010.
Efek dari transaksi tersebut ke model persamaan akuntansi adalah :
Assets = Liabilities                      + Owner’s Equity
+15.000.000 = No Effect                        + +15.000.000

Kita bisa menginterpretasikan tersebut ke dalam sebuah jurnal yaitu :
Date Account Title Debit Credit
9 Feb 2010 Kas (Cash) 15.000.000  
   Modal (Restu Capital)   15.000.000
Dari informasi itu sebenarnya kita bisa membuat langsung sebuah BS (Balance Sheet)
Restu Collection
Balance Sheet Feb, 9 2010
ASSETS   LIABILITIES  
Cash 15.000.000 OWNER’S EQUITY  
    Restu Capital 15.000.000
Total Assets 15.000.000 Total Liab + Equity 15.000.000

Transaksi 2
Pada tanggal 10 Feb, Restu mengeluarkan uang untuk membeli sebuah computer seharga Rp 2.500.000 untuk keperluan Administrasi.
Persamaan Akuntansi beserta jurnalnya adalah sebagai berikut :
Assets = Liabilities           + Owner’s Equity
+2.500.000 (Equip.)   =   No Effect             +   No Effect
-2.500.000 (Cash)

Date Account Title Debit Credit
10 Feb 2010 Peralatan (Equipment) 2.500.000  
   Kas (Cash)   2.500.000

Restu Collection
Balance Sheet Feb, 10 2010
ASSETS   LIABILITIES  
Cash 12.500.000 OWNER’S EQUITY  
Equipment 2.500.000 Restu Capital 15.000.000
Total Assets 15.000.000 Total Liab + Equity 15.000.000
Transaksi 3
Pada tanggal 11 Feb 2010, Restu meminjam uang ke Bank sebesar Rp 7.500.000 untuk menambah modalnya.
Pencatatannya sebagai berikut :
Assets = Liabilities               + Owner’s Equity
+7.000.000 = +7.500.000          + No Effect

Date Account Title Debit Credit
11 Feb 2010 Cash 7.500.000  
   Utang Bank (Notes Payable)   7.500.000

Restu Collection
Balance Sheet Feb, 11 2010
ASSETS   LIABILITIES  
Cash 20.000.000 Notes Payable 7.500.000
Equipment 2.500.000 OWNER’S EQUITY  
    Restu Capital 15.000.000
Total Assets 22.500.000 Total Liab + Equity 22.500.000

Transaksi 4
Tanggal 15 Feb Restu membayar biaya Iklan sebesar Rp 500.000 untuk promosi produknya
Assets = Liabilities            + Owner’s Equity
-500.000 = No effect               + -500.000

Date Account Title Debit Credit
11 Feb 2010 Advertising Expense 500.000  
   Cash   500.000

Restu Collection
Balance Sheet Feb, 11 2010
ASSETS   LIABILITIES  
Cash 19.500.000 Notes Payable 7.500.000
Equipment 2.500.000 OWNER’S EQUITY  
    Restu Capital 15.000.000
    *Net Income -500.000
Total Assets 22.000.000 Total Liab + Equity 22.000.000

Itulah beberapa Contoh transaksi yang kita applied ke dalam Persamaan akuntansi.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi semuanya dan mohon kritik seta saran atas segala kekurangan dan kesalahan :)

Copyright by :
https://eviramdani.wordpress.com/2010/04/23/persamaan-akuntansi-accounting-equation/

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

9 Trik Mudah Biar Kamu Terlihat Lebih Fotogenik Dalam Setiap Kegiatan Foto-foto

Foto-foto lewat  selfie  atau grup  selfie  sudah jadi kebiasaan wajib setiap ada kumpul-kumpul bersama teman. Demi alasan “Buat kenang-kenangan” , atau “Biar eksis dan bisa di-post di Path, Instagram, Facebook, dan Twitter” kita mengerahkan segala upaya untuk mendapatkan jepretan terbaik. Tapi sayang, kadang usaha sekuat tenaga lebih sering dikalahkan oleh ke-fotogenik-an tampang. Dunia memang tidak adil. Kamu yang di kaca tampak cantik dan tampan, eeh di foto malah kelihatan  chubby  dan bermuka lebar. Sedang dia yang sehari-harinya  chubby  justru terlihat tirus dan lebih menarik di depan kamera. Karena menjadi fotogenik hari ini adalah kebutuhan segala bangsa. #1 Setiap berfoto pilihlah sisi kiri wajahmu untuk ditampilkan. Konon sisi kiri wajahmu akan terlihat lebih menarik bagi orang lain Ambil sisi kiri wajahmu untuk difoto via www.leeoliveira.com Sebuah studi  yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Brain REsera...

Saat IPK-mu Tak Sesuai Ekspektasi, Sebenarnya Tak Ada yang Perlu Kamu Tangisi

“Berapa IPK kamu sekarang?” “NGGGGG…”  “Berapa? ” “Jelek, Pa.” *Papa pun mengerutkan dahi* IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif kerap dianggap sebagai separuh nyawa mahasiswa (separuhnya lagi mungkin uang bulanan dari orangtua). Selain jadi bukti pada orangtua kalau kamu niat kuliah, IPK juga adalah standar persaingan prestasi antar mahasiswa dan syarat pertama yang biasa dipatok perusahaan dalam mencari karyawan. Wajar jika kamu berusaha mati-matian untuk mendapatkan IPK yang cemerlang. Namun apa daya, setelah berusaha keras, kamu harus menghadapi kenyataan bahwa IPK-mu tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Tak jarang, ini membuatmu putus asa. Tapi sebenarnya kamu tidak perlu merasa sial. Justru jika kamu bisa mengakali keadaan tak ideal ini, kamu bisa tumbuh menjadi mahasiswa “paket istimewa”. Mahasiswa paket istimewa? Yup. Daripada menangisi angka IPK, lebih baik kamu memikirkan hal-hal di bawah ini saja! ...

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus Pada artikel kali ini Zahir membahas tentang Jurnal Akuntansi Jurnal Akuntansi adalah suatu pencatatan yang sistematis berdasarkan kronologis dari transaksi transaksi finansial perusahaan. Setiap transaksi perusahaan harus di jurnal terlebih dahulu sebelum masuk ke buku besar, oleh karena itu Jurnal dikenal juga dengan “Book of original entry”. Dalam ilmu akuntansi dasar, dikenal adanya Jurnal Umum dan Jurnal Khusus , mungkin beberapa dari kita masih ada yang bingung tetang perbedaannya fungsi dan penggunaannya. Untuk yang masih bingung boleh dilanjutkan scrool ke bawah Jurnal Umum digunakan untuk mencatat seluruh transaksi perusahaan berdasarkan urutan waktu kejadian, terdiri dari 2 jalur (debet dan kredit) digunakan oleh semua jenis perusahaan mulai dari jenis usaha rumahan sampai dengan industri manufaktur yang komplit. Jurnal umum bersumber dari bukti transaksi yang diterima/diterbitkan perusahaan. Jurnal Khusus digunak...