Jurnal penyesuaian adalah jurnal entri
untuk merubah catatan akuntansi perusahaan ke dalam basis akrual atau
dengan kata lain yaitu jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo account-account ke dalam saldo sebenarnya sampai akhir periode akuntansi. Untuk lebih gampangnya mari kita lihat dengan contoh berikut.
Anggaplah Restu Collection meminjam uang
ke bank pada tanggal 1 Des 2009, sedangkan periode akuntansi akan
berakhir pada tanggal 31 Desember. Pihak bank memberi penjelasan bahwa
pembayaran bunga untuk pertama kali akan jatuh tempo pada tanggal 1
Maret 2010. Kejadian ini menunjukan catatan akuntansi perusahaan pada
tanggal 31 Des 2009 tidak mencatat adanya pembayaran bunga pinjaman
untuk bank dari tgl 1-31 Des 2009. padahal sebenarnya perhitungan beban
untuk bunga itu kan dihitung perhari, tetapi pembayaran aktualnya tidak
akan terjadi sampai tanggal 1 Maret 2010. Di lain sisi, di income statement periode 2009, perusahaan harus merecord semua expense yang terjadi pada tahun itu-sekalipun expense
itu belum dibayar. Dengan kata lain, agar Balance Sheet untuk tahun
2009 akurat, maka bunga yang terjadi antara tgl 1-31 Des 2009 harus
dilaporkan sebagai interest payable (utang bunga). Untuk itu,
diperlukan lah sebuah jurnal penyesuaian untuk merecord beban bunga
tersebut sekaligus mengkuinya sebagai utang bunga di BS. Jurnal
penyesuaianya adalah :
| Date | Account | Dr | Cr |
| 31, Des 2009 | Interest Exp | xxx | |
| Interest Payable | xxx |
Besaran rupiah yang dimasukan adalah bunga selama sebulan saja (hanya untuk bulan Desember saja).
Contoh lain adalah misalkan pada 1 Des
2009 perusahaan membayar sewa gedung sebesar Rp.2.400.000 untuk
digunakan sampai bulan Mei 2010. Nah sejumlah Rp. 2.400.000 itu sudah
dicatat pada tanggal 1 Des 2009 untuk mencover beban sewa gedung selama 6 bulan ke depan. Nah ketika kita mengeluarkan uang untuk membayar sewa tersebut kita akan menjurnal;
| Date | Account | Dr | Cr |
| 1, Des 2009 | Prepaid Rent | 2.400.000 | |
| Cash | 2.400.000 |
Tapi ketika akhir Des 2009, Di income statement kita hanya akan memasukan beban sewa (rent expense)
hanya untuk bulan Des saja meskipun uangnya telah kita bayar untuk 6
bulan ke depan. Kalau kita kalkulasi, maka biaya sewa per bulan yaitu =
Rp. 2.400.000/6 bulan = Rp. 400.000/bulan. Ketika di income statement
Des 2009, maka kita hanya akan mencantumkan beban sewa gedung sebesar
Rp. 400.000 saja karena sisanya yang Rp. 2.000.000 dimasukan ke dalam Balance Sheet sebagai aktiva (Prepaid rent).
Nah, untuk mengurangi prepaid rent yang awalnya Rp. 2.400.000, perlu dibuat jurnal penyesuaian karena telah terpakai sebulan (Rp. 400.000). Jurnalnya :
| Date | Account | Dr | Cr |
| 31, Des 2009 | Rent expense | 400.000 | |
| Prepaid Rent | 400.000 |
Kedua contoh di atas adjusting entriesnya difokusklan untuk expense, padahal jurnal penyesuaian juga bisa digunakan untuk revenue (pendapatan). Untuk jurnal pendapatanya akan saya posting di kesempatan berikutnya.
Terima kasih semoga bisa membantu, tak lupa mohon komentar, kritik dan sarannya dari para pembaca semua.
Source : www.accountingcoach.com
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus